Cara Merubah IP Nameserver VPS/DS Melalui SSH

Waktu Baca : < 1 menit

Saat setting cPanel/WHM pertama kali, mungkin nameserver yang akan Anda gunakan masih mengarah ke IP yang lama. Dan sayangnya Anda kelupaan untuk mengganti IP yang tertera. Tenang, hal ini bukan sebuah masalah besar. Anda tetap bisa menggantinya dengan tutorial berikut.

  1. Login ke SSH
  2. Ketik perintah berikut : nano /etc/nameserverips
  3. Lalu silahkan ganti IP yang tertera dengan IP yang seharusnya
  4. Tekan CTRL+X untuk menyimpan

Jangan lupa untuk mensetting di DNZ Zone edit pada WHM, apakah nameserver Anda juga sudah benar IPnya.

Jika perlu bantuan, silahkan kontak tim support server Anda.

Selamat mencoba!

Setting ulang cPanel Setelah IP Server Berubah

Waktu Baca : < 1 menit

Anda yang menggunakan VPS dan ingin mengupgrade kapasitasnya, tetapi rupanya tidak bisa lagi menggunakan server tersebut karena sudah penuh. Akhirnya harus memindahkan IMAGE ke server lain. Semua file (termasuk cpanel dan semua yang ada di dalamnya) akan terpindah, tetapi Anda harus mensetting ulang IP Address baru di WHM jika IPnya berubah.

Langkahnya sebagai berikut :

1. Ubah main IP via SSH

vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-etc0
Ganti IP lama dengan IP baru

 

2. Ubah IP di DNS Zone
cd /var/named/

Lalu ketik perintah : replace ip.vps.yang.lama ip.vps.yang.baru — *

Misalnya : replace 162.243.2.246 162.243.73.193 — *

 

3. Ubah main IP di WHM > change a site’s ip address

Ubah IP lama dengan IP yang baru

 

4. Ubah IP address di childname record nameserver domain Anda dan juga di A record (ns1 dan ns2)

 

Selamat mencoba!

Cara Setting Blogspot Custom Domain

Waktu Baca : 4 menit

Untuk melakukan setting custom domain pada blogspot, ada 2 hal yang harus Anda setting, yaitu pada DNS domain dan pada blogspot Anda.

Berikut ini langkah-langkah setting custom domain blogspot :

I. Setting pada domain

Jika Anda belum order domain, silahkan order di sini

a. Setelah domain Anda aktif, silahkan login ke billing area https://klikhost.com/b lalu klik menu “Domain Saya”.

b. Klik tombol “details” pada domain yang ingin Anda setting.

https://lh5.googleusercontent.com/-yZYQd-gq0Hg/T7dSiONt7JI/AAAAAAAAA0g/CHAb-0xXM-E/s640/bcd1.jpg

c. Ganti name server yang sudah terisi dengan name server berikut :

Nameserver 1 : dns1.klikhost.com
Nameserver 2 : dns2.klikhost.com
Nameserver 3 : dns3.klikhost.com
Nameserver 4 : dns4.klikhost.com

d. Lalu klik tombol “Simpan Perubahan”.

e. Klik tombol “Pengelolaan DNS”

Jika setelah Anda klik lalu muncul keterangan “You need to activate your FREE DNS Services before you can perform this action“, itu biasanya terjadi karena nama domain Anda ada huruf besarnya. Misalnya : PabrikKulit.com. Harusnya yang bener itu : pabrikkulit.com. Hal ini bisa terjadi karena Anda mengetikkan seperti itu pada waktu order. Hal ini menyebabkan DNS management di billing tidak sinkron dengan di control panel domain. Solusinya : Kontak kami untuk membetulkannya, bisa dengan tiket support ataupun melalui email, sms, ym, bbm, gtalk dan whatsapp.

f. Masukkan data seperti pada gambar, lalu klik tombol “Simpan perubahan”

g. Masukkan data seperti pada gambar, lalu klik tombol “Simpan perubahan”

 

https://lh4.googleusercontent.com/-S6Dst6Xy3zE/T7dTFF8g2VI/AAAAAAAAA1I/msSmV5YoekQ/s640/bcd3.jpg

Nama Host        Jenis Records       Alamat

@                    A (Address)      216.239.32.21
@                   A (Address)       216.239.34.21
@                   A (Address)       216.239.36.21
@                   A (Address)       216.239.38.21

www                   CNAME (Alias)       ghs.google.com

Untuk sementara, setting DNS ditinggal dulu. Sekarang waktunya setting pada blogspot Anda.

II. Setting pada blogspot

Login ke blogspot Anda (www.blogger.com).

Pada tutorial ini, saya menggunakan interface blogger yang terbaru.

i. Cari akun blog yang akan Anda custom domainnya. Lalu klik tombol segitiga, klik “Setelan”.

j. Klik link “+ Tambahkan domain ubahsuaian”

https://lh5.googleusercontent.com/-MBSupIgzMMo/T7dSttZrbOI/AAAAAAAAA0w/o8XPrwyeL8Y/s640/bcd4.jpg

 

k. Klik link seperti pada gambar

l. Masukkan nama domain di awali dengan “www.”

m. Lalu klik tombol “Simpan”

 

  1. Find the control panel on your domain registrar’s website, and locate your DNS (Domain Name System) settings. In order to link your blog to your custom domain, follow the instructions below to enter your “CNAME” and “A-records.”CNAME
    Add two CNAME records. For the first CNAME, where it says NameLabel or Host enter “www” and where it saysDestinationTarget or Points To enter “ghs.google.com” . For the second CNAME, enter “SUCYYANIKTI6” as the Name and
    “gv-2Z6ISA3FB7QIYXPEBRSBEMCB6CX6USIPUX7BRHQB5AN74UWD67KQ.domainverify.googlehosted.com.” as the Destination. See our detailed instructions on providing CNAMEs for various registrars. If yours isn’t listed, or if you run into other difficulties, contact your registrar directly and they can help you out.A-records (optional)
    The following action links your naked domain (example.com) to your actual site (www.example.com). If you skip this step, visitors who leave off the “www” will see an error page.Enter your domain name in the format example.com, and list the I.P. addresses shown below in the “A” section. You’ll need to create four separate A-records which point to four different Google IPs.216.239.32.21
    216.239.34.21
    216.239.36.21
    216.239.38.21
  2. Update your Blogger settingsBefore you move onto this step, wait about an hour for your DNS settings to activate. If you attempt to change the publishing settings before the DNS changes activate, then we’ll let you know with a warning message.Now it’s time to make sure Blogger knows about your custom domain so that Google can direct readers to your blog. Just head back to Blogger and update the information on your Settings | Basic tab. Find the area for “Publishing,” and click the link to add a custom domain.
    Add a custom domain
    Then, click on “Switch to advanced settings.”
    Advanced Settings
    Enter in the URL for your custom domain in the text box provided, and click Save. That’s it! Your blogspot.com address will soon redirect to your new custom domain — be patient, as it might take up to 24 hours for the redirect to start working.
    Enter URL and save
    Congratulations, you’re all set!

Some helpful notes:

  • If your new domain isn’t taking you to your blog, wait another day or two to make sure all the DNS servers have been updated. If it still isn’t working, contact your registrar to make sure you entered the DNS settings correctly.
  • Your original Blogspot address will automatically forward to your new domain. That way, any existing links or bookmarks to your site will still work.
  • Your posted images will continue to display on your blog.

Terlihat di atas bahwa ada CNAME yang harus ditambahkan di setting domain http://billing.klikhost.com  untuk verifikasi domain.

Setelah Anda setting, Anda harus menunggu 1 jam, lalu tinggal klik tombol SIMPAN lagi. Setelah terverifikasi, biasanya akan bisa diakses beberapa saat lagi. Biasanya Resolve DNS membutuhkan waktu 1-3 hari.

 

SETTING SUBDOMAIN

Barangkali Anda ingin membuat subdomain lain untuk blogspot Anda, misalnya : toko.tonaonline.com. Ikuti langkah-langkah berikut :

1. Ulangi langkah (a), (b), (e).

2. Lakukan hal yang sama seperti langkah (g) pada kolom yang masih kosong di bagian bawah. Bedanya yaitu, kalau di langkah (g) tersebut menggunakan “www”, maka di kolom bawah tersebut Anda isikan nama “subdomain” Anda, pada contoh ini yaitu : toko. Lalu klik tombol “simpan perubahan”.

3. Ikuti langkah (i), (j), (k). Lalu pada langkah  (l), masukkan : toko.tonaonline.com.  Lalu ikuti langkah (m).

4. Selesai

 

Selamat mencoba!

 

Note : Jika Anda kesulitan setting, silahkan kontak kami untuk order jasa setting DNS blogspot. Biaya setting Rp. 50.000,-/blog

Tentang TTL di DNS records

Waktu Baca : < 1 menit

Pada saat mensetting A Record di DNS domain Anda (di domain panel), maka akan ada form untuk mengisi berapa value dari TTL. TTL adalah singkatan dari Time to Live, waktu untuk berlangsungnya perubahan DNS.

Satuan yang digunakan adalah detik. Nilai default untuk TTL DNS umumnya adalah 86400 detik, yang adalah 24 jam. Nilai TTL 86400 akan berarti bahwa, jika catatan DNS sudah diubah, maka DNS server di seluruh dunia masih bisa menampilkan nilai lama dari cache mereka sampai 24 jam setelah perubahan. Lama juga ya ?

Nah, kalau kita menggunakan DNS dari myorderbox (kontrol panel yang banyak digunakan oleh registrar dunia), maka TTL paling kecil yang kita bisa set adalah 14400. Artinya perubahan DNS baru terjadi ke seluruh dunia setelah 4 Jam.

TTL yang kecil dapat memberatkan nameserver, tetapi dapat berguna ketika mengubah alamat layanan penting seperti server Web atau MX record untuk segera dapat digunakan (live).