Panduan Sederhana Setup Akun di WHM Reseller Hosting

Waktu Baca : 2 menit

Bagi Anda yang menyewa reseller hosting di klikhost.com, berikut ini panduan sederhana bagaimana  membuat paket-paket hosting di WHM (Webhosting Manager) dan mesetup akun baru di WHM.

WHM atau webhosting manager, adalah tempat di mana Anda akan mengelola akun reseller hosting Anda.

I. Membuat Paket Hosting

1. Login ke whm reseller hosting Anda : http://viateknik.com/whm

Masukkan username dan password whm Anda.

2. Lihat di sidebar kiri, ada menu “Packages”, klik “Add a package”.

Pada kolom “package name”, silahkan isikan nama paket hosting Anda. Misalnya : beginner

Pada kolom “disk quota (MB)”, ini menentukan berapa kapasitas hostingnya. Isikan misalnya : 50

Pada kolom “Monthly bandwidth (MB)”,ini menentukan berapa jumlah bandwidth hostingnya. Isikan misalnya : 1000

Pada kolom “Max Addon Domains”, ini untuk menentukan berapa jumlah domain yang bisa ditambahkan di paket tersebut. Misalnya : 1

Untuk settingan lain, biarkan default saja. Lalu klik tombol “Add” di bawah sendiri.

Anda bisa membuat beberapa paket dengan mengulangi langkah-langkah di atas. Anda bisa melihat contoh paket yang tertera di www.klikhost.com/hosting

 

II. Mensetup akun baru

Lihat menu “Account Functions” di sebelah kiri, lalu klik “Create a New Account”

Pada bagian “Domain Information”, isikan nama domain, username cpanel, password cpanel, dan email user tersebut.

Pada bagian “Package”, silahkan pilih paket yang Anda terapkan untuk domain tersebut.

Untuk settingan lain biarkan default. Lalu klik tombol “Create” di bagian bawah sendiri.

Anda tinggal menyetting name server domain yang Anda setup tersebut ke : ns1.viateknik.com dan ns2.viateknik.com

Tunggu sampai DNS domain tersebut terpropagasi. Biasanya membutuhkan waktu 1 – 24 jam. Untuk membuktikan apakah sudah resolve, silahkan buka command prompt di windows Anda, lalu ketikkan : ping namadomain.tld. Misalnya nama domainya adalah usersatu.com, maka ketikkan : ping usersatu.com. Jika IP yang tertera adalah 67.231.242.138, maka itu artinya sudah resolve. Tapi jika tidak tertera angka tersebut, itu artinya belum resolve.

Anda bisa mengecek apakah setting DNS Anda sudah betul atau tidak. Silahkan baca cek di : www.intodns.com

Jika ada yang ditanyakan, silahkan kontak cs kami.

Selamat mencoba!

Kelemahan Menaruh Banyak Domain Dalam 1 Akun Hosting

Waktu Baca : < 1 menit

Jika hosting Anda terdapat fasilitas addon domain, tentu akan sangat menguntungkan jika Anda punya beberapa domain, karena Anda cukup menggunakan 1 hosting saja.

Tetapi tidak jarang masalah yang ditemui seperti ini : Jika ada 1 domain menyebabkan atau terkena masalah, maka semua domain juga kena.

Misalnya, jika addon domain A mengakibatkan load tinggi pada server, maka akun hosting tersebut akan disuspend. Dan akhirnya semua domain yang dihosting tersebutpun juga tersuspend.

Demikian juga jika ada salah satu domain kena malware ataupun kena hack, maka domain-domain yang lainpun juga akan dengan mudah tertular.

Yang lainnya lagi seperti ada laporan bahwa salah satu domain menyebarkan email spam ataupun kontennya terindikasi phising site, maka semua domain dalam satu hosting itupun akan tersuspend.

Saran kami, sebaiknya satu akun hosting hanya untuk 1 domain saja. Dan ada baiknya jika beberapa domain Anda tidak di hosting dalam satu server yang sama, sehingga jika salah satu ada yang down, yang lain masih tetap on.

 

Apa itu Domain, Hosting dan Website ?

Waktu Baca : 3 menit

Apa itu Domain ?

Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi alamat (IP address) server komputer seperti web server atau email server di internet.
Domain memberikan kemudahan pengguna internet untuk melakukan akses ke server dan memudahkan mengingat server yang dikunjungi dibandingkan harus mengingat sederetan angka-angka IP Address.

Domain memiliki beberapa level, yaitu :
1. Top Level Domain adalah deretan kata dibelakang nama domain seperti
.com (dotcommercial)
.net (dotnetwork)
.org(dotorganization)
.edu(doteducation)
.gov(dotgoverment)
.mil(dotmilitary)
.info (dotinfo)
dll

Ada dua macam Top Level Domain, yaitu Global Top Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Level Domain (ccTLD). gTLD adalah seperti yang pada di list diatas dan ccTLD adalah TLD yang diperuntukkan untuk masing-masing negara, seperti Indonesia dengan kode ID (co.id, net.id, or.id, web.id dst) atau Malaysia dengan kode MY (com.my, net.my, dst).

2. Second Level Domain (SLD) adalah nama domain yang anda daftarkan. Misalnya nama domain yang anda daftarkan adalah domainku.com, maka domainku adalah SLD dan .comnya adalah TLD.

3. Third Level Domain adalah nama setelah Second Level Domain . Misalnya nama domain yang anda miliki adalah domainku.com, maka anda dapat menambahkan nama lain sebelum domainku, yaitu mail.domainku.com atau estrex.domainku.com.

Adapun layanan yang menjual third level domain salah satunya adalah enom dengan : .us.com, .br.com, .cn.com, dst. Atau yang gratis seperti co.cc, cz.cc dst.


Apa itu Hosting ?

Hosting adalah space harddisk dalam komputer server  yang digunakan untuk penyimpanan database, email dan file web.

Ada banyak spesifikasi hosting, tetapi beberapa yang penting adalah :

– Space / kapasitas hosting : Ini adalah besarnya data yang bisa Anda taruh di hosting. Ukurannya adalah Megabytes, Gigabytes, Terabytes
– Bandwidth atau besarnya kuota transfer data per bulan. Ukurannya adalah Megabytes/bulan, Gigabytes/bulan, Gigabytes/bulan. Bandwidth ini direset ke nol tiap bulannya.
– Jumlah database : Ini adalah menentukannya banyaknya database yang bisa Anda buat / taruh di hosting

– Jumlah addon domain : Banyaknya domain lain yang bisa Anda tambahkan ke hosting
– Jumlah akun email : Banyaknya akun email yang bisa Anda buat


Apa itu website ?

Website adalah halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet.

Website merupakan kumpulan komponen yang terdiri dari teks, gambar, suara, animasi, video sehingga lebih merupakan media informasi yang menarik untuk dikunjungi.

Berdasarkan content management system (CMS) :
– Web Statik (Static Website)

Yaitu situs web yang langsung ditulis dalam bentuk HTML dan berbentuk sederhana seperti website dengan 5 (lima) halaman, website yang berisi brosur produk dan jasa.

– Web Dinamis (Dynamic Website)

Yaitu situs web yang ditulis dalam bentuk bahasa pemrograman dan database, seperti PHP, ASP, Javascript, Ajax, jQuery dan MySQL. Dalam perkembangannya web dinamis menggunakan CMS sebagai back-end untuk administrator web tersebut. Salah satu yang paling terkenal karena sangat SEO Friendly adalah WordPress. CMS lain adalah Joomla, Drupal, CMS simple, Aura CMS dll. Contoh : detik.com, kompas.com dll

– Website Interaktif

Ada komunikasi dua arah antar pengunjung dan pengelola web. Salah satu contoh website interaktif adalah blog dan forum.

Berdasarkan fungsi dan kegunaan web :
– Web Perorangan : web yang digunakan untuk menceritakan tentang biografi diri, pengalaman pribadi, catatan harian dll (contoh : Blog Pribadi)
– Web Komersial : Web yang dipakai untuk menunjukkan produk dan jasa suatu perusahaan, atau juga dapat melakukan transaksi penjualan online (dengan shopping cart). Contohnya yaitu web company profile, toko online, yang biasanya menggunakan domain dengan akhiran/ekstensi .com, .co.id, dsb).
– Web Pemerintahan : Web jenis ini hanya boleh dipakai untuk keperluan website pemerintahan yang resmi. Seperti .gov untuk pemerintah US, atau go.id untuk web instansi pemerintah di Indonesia.
– Web Non-Profit : Website yang digunakan untuk kepentingan non protif. Jenis web ini biasanya digunakan oleh yayasan, sekolahan, universitas, organisasi, LSM dll. Web jenis ini biasanya menggunakan domain dengan akhiran.org, .edu, ac.id, or.id, dll.


Apa itu cPanel ?

cPanel adalah sebuah control panel untuk mengatur hosting Anda. Dengan cPanel, maka pengelolaan hosting Anda akan lebih mudah ketimbang dengan control panel jenis lainnya atau yang gratisan.

Banyak layanan hosting yang menggunakan cPanel, sehingga akan lebih mudah dalam proses pemindahan data antar hosting dlsb.

Sudah tahu kan apa itu domain, hosting dan website + cPanel ? Silahkan coba lihat list daftar paket hosting kami di sini!

Domain sudah aktif tapi kenapa tidak bisa diakses ?

Waktu Baca : < 1 menit

Sering terjadi ketika mendaftar domain baru, lalu menggunakan hosting gratisan, misal 000webhost.com, diubah name server domainnya, tetapi sudah 2 hari masih tidak bisa diakses.

Apa neh penyebabnya ?

Apakah karena kesalahan penyedia layanan registrasi domain ?

Kalau dicek di whois memang domain sudah terdaftar. Dan ketika dicek di intodns.com apakah ada kesalahan DNS, ternyata tidak ada. Semua benar.

Lalu kenapa tidak bisa diakses ? tapi pakai proxy kok bisa ya ?

Nah ini masalah propagasi DNS domain saja yang terjadi. Propagasi DNS tergantung dari DNS koneksi yang kita gunakan. Biasanya sih kalau menggunakan Google public DNS bisa cepat updatenya. Tapi adakalanya lambat juga.

Kalau menggunakan DNS bawaan koneksi kita, biasanya memang membutuhkan waktu 1-3 hari hingga bisa diakses (resolve).

So, dont be panic!