Cara Memproteksi Gambar dari Hotlink

Waktu Baca : < 1 menit

Bandwidth hosting Anda tiba-tiba jadi bengkak ? Mungkin salah satu penyebabnya karena adanya hotlink terhadap gambar-gambar Anda. Misalnya gambar A dipasang oleh blogger X di blognya. Karena gambar A ditaruh di hosting Anda, maka bandwidth hosting Anda yang akan kesedot. Inilah yang disebut dengan hotlink ataupun pencurian bandwidth.

Kalau hosting Anda bandwidthnya “Unlimited” sih ga akan terasa. Tapi kalau menggunakan kuota, maka akan merugikan Anda.

Nah, bagi Anda yang menggunakan wordpress, Anda bisa gunakan plugins Hotlink Protection maupun Configurable Hotlink Protection.

Jika Anda menggunakan selain wordpress, Anda bisa setting melalui .htaccess.

Cara Menghemat Bandwidth Hosting

Waktu Baca : < 1 menit

Ada salah satu user yang kaget karena beberapa hari ini kebutuhan bandwidth hostingnya meningkat. Setelah saya cek di AWstats, ternyata disebabkan oleh gambar-gambar JPG.

Setelah saya tanyakan ternyata gambar di webnya ukuran 1-2 Mega. Dan itu ukuran masing-masing gambar. Bayangkan kalau ada lebih dari satu gambar dengan ukuran file seperti itu, diimbangi dengan traffic yang meningkat, maka dipastikan bandwidthnya jadi gampang habis.

Bisa juga bukan karena traffic yang  meningkat, tapi karena gambar tersebut juga di “pakai” oleh web lain tanpa ijin. Maka bandwidthnya pun juga jadi lebih besar kebutuhannya. Hal ini bisa terjadi karena gambar tersebut tidak Anda proteksi dari hotlink (pencurian bandwidth).

Nah, agar Anda tidak cepat kehabisan bandwidth gara-gara file gambar yang di hosting sendiri, maka sebaiknya gambar-gambar tersebut Anda taruh di image hosting seperti picasaweb.com, tinypic.com, imageshack.us dll. (Asal jangan di facebook aja ya, karena URLnya bisa diganti ama adminnya sewaktu update engine :p  )

Selamat mencoba!

Cara Mengatasi Malware pada WordPress

Waktu Baca : < 1 menit

Jika Anda sedang mengalami blog wordpress self hosted Anda saat diakses muncul warning bahwa kena attack atau malware, maka berikut ini cara mengatasinya :

1. Buka http://google.com/webmaster lalu tambahkan web Anda, kemudian verifikasi dengan mengupload file HTML dari google.

2. Setelah selesai verifikasi, klik pada nama domain tersebut di google webmaster, maka akan muncul pesan warning. Akan ada keterangan script / kode apa yang menyebabkan warning tersebut muncul.

3. Setelah Anda tahu script injeksi tersebut, maka login ke wordpress Anda (Gunakan browser lain selain yang biasa Anda gunakan. Jika muncul warning, klik “lanjutkan” saja). Lalu instal plugins : Threat Scan.

4. Klik halaman setting plugins Threat Scan tersebut. Nah cocokkan kode malware dari google dengan temuan threat dari plugins. Maka Anda akan menemukan dimana letak script jahat itu dinjeksikan di blog Anda. Biasanya sih di file themes pada function.php. Atau di file-file lain. Scriptnya biasanya ada tulisan “EVAL”.

5. Setelah selesai Anda hapus, buka kembali google webmaster tadi, lalu klik REQUEST untuk dicek lagi. Tunggu beberapa jam hingga 3 hari biasanya sudah bersih.

 

Selamat mencoba!