Untuk menjadi developer google, sangat penting yang harus diperhatikan adalah kita harus selalu mentaati semua kebijakan google. Jika apa yang kita lakukan dianggap tidak sesuai dengan kebijakan mereka, maka kita akan mendapatkan peringatan, atau bahkan penalty, baik suspend maupun di nonaktifkannya akun google developer yang kita miliki.

Anda yang mungkin masih pendatang baru, mungkin saja malas untuk membaca semua kebijakan-kebijakan dari google developer yang rumit untuk dipahami, sehingga tahu-tahu kena pelanggaran. Biasanya setelah disuspend atau dihapus akun developernya, developer pemula akan KAPOK dan ga mau lagi “bermain” google developer. Di sinilah yang akan membedakan benar-benar ingin jadi developer atau tidak. Yang benar-benar dan serius pasti akan memperjuangkan untuk banding dan memperbaiki kesalahan.

Akun developer google memang hanya sekali buat dan bisa aktif selamanya. Akan tetapi, jika aplikasi Anda ada yang melanggar TOS dan kebijakan google, sedang Anda tidak segera memperbaiki, maka akun google developer Anda juga akan bisa dinonaktifkan secara permanen oleh Google. Meski dalam hal ini Anda bisa mengajukan banding (dan jika banding Anda diterima maka akun developer Anda bisa pulih kembali 100% dengan syarat), akan lebih baik jika Anda mengantisipasinya mulai dari sekarang.

Tips Agar akun Godev (Google Play Developer Console) tidak terkena Banned dan Suspend)

  1. Usahakan menggunakan komputer yang sama saat login akun google play developer console.
  2. Usahakan jangan melanggar TOS dan kebijakan google play atau setidaknya jangan terang-terangan meniru aplikasi atau sebagai pengembang yang meniru entitas lain, merek, atau melanggar hak-hak kekayaan intelektual orang lain (termasuk merek dagang (nama aplikasi), hak cipta, paten, rahasia dagang, dan hak kepemilikan lainnya).
  3. Nama aplikasi dan nama paket jangan mengandung hak cipta, misalnya seperti mengandung nama tokoh super hero, atau nama tokoh film kartun, judul film dan hal-hal serupa lainnya. Contohnya : “Minions“, “Kungfu Panda“, “Hello Kitty”, “Despicable Me“, “Naruto“, “One Piece“ dll. Juga gambar icon aplikasi jangan yang mengandung hak cipta.
  4. Bila membuat aplikasi dengan reskin dari source code, usahakan untuk full edit gambar icon, meta data dll dan juga menambahkan konten dengan memodifikasi program. Jangan terang-terangan ingin meniru Aplikasi yang ada di playstore tanpa diedit atau buat gambar sendiri.
  5. Jangan mengambil gambar dari google yang mengandung hak cipta. Gunakan gambar-gambar yang tidak berhak cipta, seperti di pixabay dll.
  6. 1 Akun developer sebaiknya diisi maksimal 30 aplikasi.
  7. Unpublish (tidak menayangkan di play store) aplikasi yang sudah tidak dikembangkan atau tidak dipakai lagi. Karena aplikasi yang sudah tidak diurus bisa-bisa tiba-tiba dianggap melanggar kebijakan, dan jika tidak segera ditindaklanjuti maka akun developer Anda bisa dihapus (termination).
  8. Tandai Email-Email notifikasi dari google play sebagai email penting. Karena semua pemberitahuan terkait akun developer Anda selalu HANYA diinfokan via EMAIL saja. Jangan cuma ditandai, tapi juga baca isinya. Jika ada update policy terbaru, segeralah mengikutinya. Apalagi jika ada notifikasi pelanggaran, segera baca dan selesaikan.
  9. Lengkapi link kebijakan Privacy Policy, baik di console maupun di aplikasi berupa tombol. Link yang menuju halaman mengenai kebijakan privacy policy tersebut bisa kita buat di halaman web yang kita miliki.
  10. Pastikan tidak memasang link apapun di dalam aplikasi yang menuju aplikasi milik anda lainnya, apapun tujuannya. Bisa saja di awal-awal tidak akan dianggap sebagai masalah, namun pada suatu waktu hal tersebut akan dianggap sebagai pelanggaran kebijakan yang akan menyebabkan aplikasi android Anda dihapus dari playstore.
  11. Pada aplikasi android kita bisa memasang 3 jenis jenis iklan, yaitu banner, interstitial, dan rewarded video ads. Untuk iklan insterstitial, pastikan peletakannya tidak melanggar kebijakan penempatan, pahami betul bagaimana cara memasang iklan interstitial yang baik dan tidak melanggar kebijakan, karena  peletakan iklan interstitial yang salah bisa membuat aplikasi anda ditangguhkan dan dihapus oleh google.

 

Mengembalikan akun yang diterminasi oleh Google

Akun developer google bisa dihapus secara sepihak oleh Google jika Anda melakukan beberapa kali pelanggaran yang tidak Anda selesaikan. Selain dihapus, hal itu bisa mengakibatkan beberapa akun google developer yang terkait, misal Anda menggunakan kartu kredit yang sama untuk membuat beberapa akun developer google, atau menggunakan KTP / SIM yang sama, juga akan dihapus juga. Tapi jangan kuatir, tentu saja kita bisa MEMINTA KERINGANAN HUKUMAN dengan cara BANDING / Appeal. Tapi banding ini juga kadang membutuhkan waktu yang lama, yaitu sekitar 1-2 minggu. Anda tinggal mengakui kesalahan Anda dan bersedia untuk memperbaikinya. Tapi hati-hati, setelah akun developer diaktifkan kembali, maka sekali saja Anda melakukan pelanggaran, akun developer Anda akan dihapus selamanya. Jadi PAHAMILAH ATURAN MAIN GOOGLE, karena dialah pemiliknya dan Anda cuma NUMPANG.

Setelah akun Anda berhasil dikembalikan (restore), maka semua aplikasi statusnya adalah DIHAPUS OLEH GOOGLE. Maka dari itu Anda harus mengaktifkannya kembali satu persatu dengan cara mengisi persyaratan yang harus dipatuhi, misalnya ada bagian dari menu konten di google developer console yang belum Anda lengkapi. Setelah itu silahkan menunggu untuk direview.

 

Tips membuat akun Google Developer yang baru jika yang lama sudah diterminasi oleh Google

Google melarang untuk memiliki lebih dari 1 akun google developer. Jika ketahuan, maka semua akun developer Anda akan dihapus. Akan tetapi jika Anda ingin membuat akun cadangan atau akun kedua, maka sebaiknya ikuti tips berikut :

1. Daftar email baru dengan nama berbeda sesuai KTP

2. Isi data mulai tanggal lahir yang berbeda

3. Nomor HP yang belum pernah buat daftar email

4. Gunakan jaringan dan laptop yang berbeda

5. Gunakan VCC / CC yang berbeda

6. Login ke google developer console dengan VMware atau Virtualbox dengan OS windows, atau VPS lebih aman

7. Install ulang Android Studio dan bersihkan chace dari Android Studio

8. Generate keystore baru dan jangan generate keystore pada laptop yang sudah pernah mendapatkan banned godev

9. Gunakan modem GSM/CDMA untuk upload dan membuka dasboard godev. Sebaiknya menggunakan VPS saja lebih aman.

10. Reset modem hingga IP berbeda

Tips yang berhubungan :  https://klikhost.com/cara-mengatasi-tuduhan-impersonation-oleh-google-play-store/

Sharing is caring!

author

Menjadi CTO klikhost sejak 2010

Leave a reply "Tips Cara Menghindari Akun Developer Google Dihapus oleh Google Play"

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.