Cara Mengatasi Blank Screen Pada WordPress

Waktu Baca : 2 menit

Saat membuka domain wordpress self hosted Anda, tiba-tiba Anda mendapati halaman putih saja. Tidak ada tulisan error atau apa, hanya warna putih saja. Itulah yang dimaksud dengan BLANK SCREEN.

http://i.imgur.com/1vs9no2.png

Penyebab blank screen umumnya karena plugins yang crash ataupun karena masalah pada themesnya. Untuk itu, mari kita deteksi masalahnya ada dimana terlebih dahulu.

1. Login ke cpanel, lalu klik FILE MANAGER. Setelah itu masuk ke folder /public_html/wp-content. Kemudian ubah permission folder “plugins” menjadi “0000”, lalu klik “SAVE”.

http://i.imgur.com/bPuVD8h.png

 

Setelah klik tombol “Save”, silahkan coba akses kembali wordpress Anda yang blank tadi. Jika ternyata sudah tidak blank, ITU ARTINYA MEMANG ADA MASALAH DI SALAH SATU ATAU BEBERAPA PLUGINSNYA. Lanjutkan ke nomer 2 di bawah ini.

Jika ternyata tetap blank, itu artinya ada masalah di themesnya. Silahkan coba hapus themes yang digunakan sekarang, lalu login ke dashboard (wp-admin) dan ganti dengan themes default dari wordpress.

 

2. Ubah kembali permission folder “plugins” menjadi “0755”, lalu masuklah ke folder tersebut. Saat ini jika Anda buka domain Anda, pasti akan blank lagi.

Untuk itu, cobalah mengubah permission folder masing-masing plugins satu persatu. Mulailah dari plugins yang berat hingga yang ringan, atau urutkan saja dari atas. Ketika mengubah permission folder plugins A misalnya, silahkan langsung cek domain Anda apakah tetap blank atau tidak. Jika tetap blank, berarti plugins tersebut bukanlah “tersangkanya”. Ubah kembali permission plugins A ke semula, lalu lanjutkan terus langkah tersebut ke plugins B, C, D dan seterusnya hingga Anda temukan tidak blank lagi. Jika ada plugins E misalnya yang Anda ubah permissionnya jadi “0000” ternyata domain Anda tidak blank lagi, berarti plugins tersebutlah yang menyebabkan crash. Silahkan hapus plugins tersebut atau biarkan saja permissionnya jadi “0000”.

Di sini saya hanya menjelaskan langkah cepatnya saja. Jika Anda ingin tetap menggunakan plugins yang crash tersebut, silahkan coba mendownload versi terbaru ataupun tanyakan ke developer maupun forum.

Semoga bermanfaat!

Penyebab Gagal Upgrade WordPress

Waktu Baca : < 1 menit

WordPress versi 3.8 sudah ready dan bisa untuk upgrade sekarang juga melalui dashboard wordpress Anda. Fiturnya juga lumayan bagus.

http://i.imgur.com/nltDP08.png

 

Ah tapi sayangnya saat proses upgrade terjadi hal seperti ini…..

 

http://i.imgur.com/EYQc436.png

 

Downloading update from http://wordpress.org/wordpress-3.6-new-bundled.zip…

Unpacking the update…

Verifying the unpacked files…

Could not copy file.

Installation Failed

 

Atau pada saat instal plugins, muncul tulisan error seperti ini :

Download failed. Failed to write request to temporary file

 

Ada apa ini ya ?

Apa wordpressnya error ?

Apa ada masalah dengan hostingnya?

Jawab : Hal ini umumnya terjadi karena kapasitas hosting Anda sudah melampaui kuota. Sering terjadi pada hosting yang kapasitasnya kecil, misal hanya 50 Mega.

Solusinya :

1. Upgrade hosting Anda minimal 500 Mega atau hapus file-file yang tidak perlu. Anda bisa lihat sisa kuota hosting Anda dengan login di cPanel

2. Ulang kembali proses upgrade via dashboard

3. Selesai

 

Semoga bermanfaat!

Mengenal robots.txt dan konfigurasinya

Waktu Baca : 2 menit

Beberapa waktu lalu ada user yang komplain kenapa kok artikel di webnya tidak ditemukan di google. Setelah saya cek, ternyata dia salah setting robots.txt.

Apa itu robots.txt ?

Robots.txt adalah sebuah file yang ditaruh di root sebuah domain untuk memberikan instruksi kepada robot tentang situs web. Ini disebut dengan protokal pengecualian robot (The Robot Exclusion Protocol).

Robot adalah sebuah software yang digunakan untuk menscan isi situs-situs web. Biasanya robot ini digunakan oleh situs search engine seperti google dll. Tapi tidak jarang juga ada yang menggunakan robot untuk tujuan yang tidak baik.

 

Cara kerjanya ?

Ketika robot mengunjungi sebuah URL web, misalnya http://radiolokal.com, maka dia akan mencari dulu apakah ada file robots.txt di domain tersebut. Ternyata ketemu http://radiolokal.com/robots.txt, dan misalnya isinya seperti di bawah ini :

User-agent: *
Disallow: /

“User-agent: *” berarti bagian ini berlaku untuk semua robot.

“Disallow: /” menceritakan bahwa robot tidak boleh mengunjungi setiap halaman di domain tersebut.

Ada robot yang mengabaikan file robots.txt Anda, misalnya robot-robot malware yang memindai web untuk kerentanan keamanan, dan pencari alamat email yang digunakan oleh spammer.

File robots.txt adalah file yang tersedia untuk umum. Siapapun dapat melihat bagian mana dari web Anda yang tidak ingin dikunjungi oleh robot. Jadi jangan mencoba untuk menggunakan robots.txt untuk menyembunyikan informasi.

Untuk mengijinkan semua robot mengakses semua halaman domain Anda, maka gunakan kode ini di robots.txt Anda :

User-agent: *
Disallow:.

Untuk wordpress, defaultnya akan seperti ini :

User-agent: *
Disallow: /wp-admin/
Disallow: /wp-includes/

Anda tidak akan menemukan file “robots.txt” di folder wordpress Anda. Kenapa? karena file tersebut dicreate oleh wordpress dalam bentuk database, bukan berupa file fisik.

 

Bagaimana caranya untuk melarang robot mengindeks situs wordpress Anda ?

Anda cukup login ke dashboard wordpress Anda, lalu klik “Settings” –> “Reading”. Pada bagian “Search Engine Visibility” silahkan Anda centang jika tidak ingin robot search engine mengindeks situs web Anda.

Untuk detailnya, Anda bisa baca di http://www.robotstxt.org/robotstxt.html.

Semoga bermanfaat 🙂