Mengatasi WHM yang tidak sesuai batasan kuotanya

Waktu Baca : < 1 menit

Mungkin Anda mengalami dimana kuota akun-akun cPanel di WHM tidak sesuai dengan yang sebenarnya, atau saat mengubah kuota sebuah akun di WHM ternyata tidak bisa berubah. Dan umumnya semua akun mengalami hal tersebut. Repot juga kan kalau ternyata semua akun kuotanya jadi UNLIMITED ? padahal sudah dibatasi 1 giga misalnya di paketnya.

Cara mengatasinya cukup gampang, yaitu :

  1. Login ke SSH melalui putty
  2. Ketik perintah berikut : /scripts/fixquotas
  3. Silahkan cek kembali kuotanya. Jika masih belum, ketik perintah berikut :  /scripts/fixcommonproblems

Selamat mencoba!

Cara mengatasi Laporan Email Delivery di WHM yang ERROR

Waktu Baca : < 1 menit

Jika Anda mendapati error seperti ini saat membuka maildelivery report di WHM :

Error from delivery reporter: DBD::mysql::db selectall_arrayref failed: Table './eximstats/sends' is marked as crashed and should be repaired

Cara mengatasinya cukup mudah. Anda tinggal login ke SSH dan mengetikkan perintah berikut :

mysqlcheck --repair eximstats

Setelah selesai, Anda buka menu apa saja di whm agar perbaikan ini menghasilkan efek. Kemudian silahkan buka kembali menu Mail Delivery Reports.

Selamat mencoba!

Cara Mengetahui Domain Utama dari Sebuah Addon Domain

Waktu Baca : < 1 menit

Bagi Anda yang menggunakan cPanel pada server, baik reseller hosting maupun sebagai root, terkadang kita bingung ditaruh dimana sebuah addon itu berada, saking banyaknya akun.

Tidak perlu bingung. Cara mencarinya sangat mudah!

  1. Silahkan login ke WHM
  2. Lalu klik “List Subdomain”
  3. Lalu tekan tombol CTRL + F atau Command + F, kemudian ketik nama addon domainnya.

Sebagai contoh di sini saya mencari addon domain jualatapbangunan.com. Setelah saya cari, ternyata terletak di jasaekspedisiku.com

subdomain

Selamat mencoba!

Cara Merubah Domain Utama sebuah akun cPanel

Waktu Baca : 2 menit

Mungkin Anda memiliki sebuah akun cPanel dengan domain utamanya adalah domain1.com. Anda tidak ingin lagi memperpanjang domain tersebut sehingga dibiarkan expired. Apakah hal ini akan berdampak pada subdomain ? Apakah addon domainnya juga tidak akan bisa diakses lagi ?

Semua subdomain dari domain1.com tidak akan bisa diakses lagi. Tetapi hal ini tidak atau sama sekali tidak mempengaruhi addon domain dan subdomain dari addon domain tersebut. Kecuali jika addon domain tersebut menggunakan nameserver dari domain utama (misal : ns1.domain1.com dan ns2.domain1.com), maka Anda perlu mensetup ulang nameservernya.

Jadi jika Anda membiarkan domain utama expired, maka tidak perlu kuatir akan ada masalah terhadap addon domainnya. Yang bermasalah hanya pada subdomain dari domain utama tersebut.

Tapi jika Anda masih bingung dan ingin segera membuang saja domain utama tersebut dan menggantinya dengan addon domain yang masih aktif, maka ikuti terus tutorial berikut.

Anda dapat mengubah domain utama dari cPanel dengan login ke WHM >> Account Functions >> Modify an Account.

1.  Back up terlebih dahulu akun tersebut (Full backup) ke server lain.

2. Di cPanel, hapus addon domain yang ingin Anda jadikan sebagai domain utama (sebut saja addon domain tersebut adalah : domain2.com). Hal ini tidak akan menghapus subdirectory yang mengandung isi dari addon domain tersebut, jadi jangan kuatir.

3. Login WHM >> Account Functions >> Modify an Account, pilih domain yang ingin Anda buang (domain1.com), lalu klik “modify”, lalu ganti domain yang ingin dibuang dengan addon domain yang ingin dijadikan domain utama (domain2.com). Ubah juga usernamenya jika Anda menginginkannya.

WARNING!!! Sebaiknya jangan merubah nama usernamenya, karena jika diubah maka Anda harus merubah configurasi database masing-masing script yang Anda instal akibat nama database dan username database yang berubah.

4. Pindahkan isi dari subdirectory addon domain (domain2.com) tersebut ke folder public_html.

5. Ciptakan ulang semua alamat email dan user FTP yang berkaitan dengan domain2.com.

 

Tentunya itu hanya bisa dilakukan jika Anda punya akses ke WHM. Jika Anda hanya menggunakan shared hosting saja, maka Anda harus menghubungi pihak penyedia layanan hosting Anda.