Plugin WP untuk “Autosave” Gambar Eksternal

Waktu Baca : < 1 menit

Jika Anda mengkopi gambar di web lain, maka tentu URL alamat gambar tersebut akan masih ke sumbernya. Nah, bagaimana agar ketika Anda menggunakan gambar tersebut di salah satu artikel blog Anda (tentunya dengan memperhatikan copyright), maka gambar tersebut akan otomatis tersimpan di hosting Anda? sehingga Anda tidak perlu repot download dari web sumber lalu upload lagi ke media blog Anda.

Sekarang sudah ada plugin yang dinamakan “Hacklog Remote Image Autosave“. Plugin ini sangat bermanfaat terutama bagi Anda pemilik toko online. Anda ingin menampilkan gambar produk dari web supplier Anda tanpa perlu lagi repot download dan upload. Cukup Anda taruh gambar tersebut di post artikel Anda, lalu tinggal klik pada salah satu tombol, maka gambar akan otomatis tersimpan semua ke media gallery wordpress Anda.

Silahkan lihat pada gambar di bawah ini :

http://img51.imageshack.us/img51/6992/xt8f.png

 

Gambar diatas menunjukkan tombol yang harus anda klik dan hasilnya seperti pada gambar dibawah ini :

http://img18.imageshack.us/img18/2664/mkih.png

Cara instalasi : Silahkan klik menu instal plugins di dashboard wordpress Anda, lalu ketikkan : Hacklog Remote Image Autosave

 

Selamat mencoba!

Cara Mengatasi Blank Screen Pada WordPress

Waktu Baca : 2 menit

Saat membuka domain wordpress self hosted Anda, tiba-tiba Anda mendapati halaman putih saja. Tidak ada tulisan error atau apa, hanya warna putih saja. Itulah yang dimaksud dengan BLANK SCREEN.

http://i.imgur.com/1vs9no2.png

Penyebab blank screen umumnya karena plugins yang crash ataupun karena masalah pada themesnya. Untuk itu, mari kita deteksi masalahnya ada dimana terlebih dahulu.

1. Login ke cpanel, lalu klik FILE MANAGER. Setelah itu masuk ke folder /public_html/wp-content. Kemudian ubah permission folder “plugins” menjadi “0000”, lalu klik “SAVE”.

http://i.imgur.com/bPuVD8h.png

 

Setelah klik tombol “Save”, silahkan coba akses kembali wordpress Anda yang blank tadi. Jika ternyata sudah tidak blank, ITU ARTINYA MEMANG ADA MASALAH DI SALAH SATU ATAU BEBERAPA PLUGINSNYA. Lanjutkan ke nomer 2 di bawah ini.

Jika ternyata tetap blank, itu artinya ada masalah di themesnya. Silahkan coba hapus themes yang digunakan sekarang, lalu login ke dashboard (wp-admin) dan ganti dengan themes default dari wordpress.

 

2. Ubah kembali permission folder “plugins” menjadi “0755”, lalu masuklah ke folder tersebut. Saat ini jika Anda buka domain Anda, pasti akan blank lagi.

Untuk itu, cobalah mengubah permission folder masing-masing plugins satu persatu. Mulailah dari plugins yang berat hingga yang ringan, atau urutkan saja dari atas. Ketika mengubah permission folder plugins A misalnya, silahkan langsung cek domain Anda apakah tetap blank atau tidak. Jika tetap blank, berarti plugins tersebut bukanlah “tersangkanya”. Ubah kembali permission plugins A ke semula, lalu lanjutkan terus langkah tersebut ke plugins B, C, D dan seterusnya hingga Anda temukan tidak blank lagi. Jika ada plugins E misalnya yang Anda ubah permissionnya jadi “0000” ternyata domain Anda tidak blank lagi, berarti plugins tersebutlah yang menyebabkan crash. Silahkan hapus plugins tersebut atau biarkan saja permissionnya jadi “0000”.

Di sini saya hanya menjelaskan langkah cepatnya saja. Jika Anda ingin tetap menggunakan plugins yang crash tersebut, silahkan coba mendownload versi terbaru ataupun tanyakan ke developer maupun forum.

Semoga bermanfaat!

Cara menonaktifkan plugins wordpress lewat file manager

Waktu Baca : < 1 menit

Ketika Anda menggunakan VPS untuk menghosting blog wordpress Anda, dan tiba-tiba loadnya jadi tinggi sehingga Anda mengakses whm atau cpanel aja lemotnya minta ampun, maka ada kecurigaan, mungkin saja sebuah plugins wordpress yang Anda gunakan yang membuat berat.

Nah, solusinya yaitu mereboot dulu VPS Anda supaya loadnya jadi ringan, kemudian segera masuk ke file manager : public_html > wp content > plugins. Kemudian pada plugins yang Anda curigai membuat load, rubah aplikasi folder plugins tersebut menjadi “000”.

Hal seperti ini juga bisa Anda gunakan untuk mendisable plugins-plugins yang membuat crash.

3 Plugins Untuk Mengamankan Blog WordPress Anda

Waktu Baca : < 1 menit

Tentu Anda sudah tahu bahwa script wordpress hingga kini masih rentan terhadap peretas atau yang sering disebut hacker. Biasanya mereka melakukan hacking dengan teknik seperti SQL Injection, RFI, Spaw upload dll.

Sebagai seorang blogger / web developer, Anda wajib mengerti soal keamanan ini supaya ketika blog Anda kena hack, Anda tidak perlu panik, dan jangan sampai jadi “langganan” mainan para hacker yang kebanyakan masih usia belia.. :matabelo

Nah, daripada kena hack, mending Anda mencegahnya. Berikut ini ada 3 plugins yang saya rekomendasikan untuk Anda gunakan.

1. WordPress Firewall 2

(http://wordpress.org/extend/plugins/wordpress-firewall-2/)

Plugin ini sangat berguna untuk mengamankan WordPress anda, karena banyak fitur yang tersedia seperti,

Block directory traversals (../, ../../etc/passwd, etc.) in application parameters.
Block SQL queries (union select, concat(, /**/, etc.) in application parameters.
Block WordPress specific terms (wp_, user_login, etc.) in application parameters.
Block field truncation attacks in application parameters.
Block executable file uploads (.php, .exe, etc.)
Melakukan direct halaman 404 Error Page ke halaman index
Mengirimkan report ke Email anda, apabila terjadi sesuatu serangan pada blog anda.

2. WP Security Scan
(http://wordpress.org/extend/plugins/wp-security-scan/)
Plugin ini mencegah seseorang melakukan eksekusi file-file tertentu yang ada pada directory WordPress anda dengan mengubah acccess permission pada file-file tertentu pada WordPress anda, kemudian melakukan scan dan blok kode-kode berbahaya yang disisipkan pada halaman WordPress anda.

3. Secure WordPress

Plugin ini melakukan beberapa pengaturan untuk mengamankan WordPress anda, seperti :

  • Menghilangkan versi WordPress yang anda gunakan, sehingga cracker tidak tahu WordPress versi berapa yang anda gunakan.
  • Membuat manipulasi file index.php pada directory tertentu, hal ini akan sedikit menyulitkan cracker yang ingin mendeface tampilan index anda.
  • Melakukan proteksi blog dari Malicious URL, hal ini untuk mengantisipasi serangan-serangan dari browser dengan menggunakan alamat URL.

Segera amankan wordpress Anda sekarang juga!