Membaca Log pada Server CentOS

Waktu Baca : < 1 menit

Setelah sekian lama jalan, terkadang server jadi sering down atau aplikasi sering down. Untuk melihat penyebabnya, Anda bisa melihatnya di file log server Anda.

Berikut ini beberapa file log dan kegunaan nya ;
/var/log/messages : General log messages
/var/log/boot : System boot log
/var/log/debug : Debugging log messages
/var/log/auth.log : User login and authentication logs
/var/log/daemon.log : Running services such as squid, ntpd and others log message to this file
/var/log/dmesg : Linux kernel ring buffer log
/var/log/dpkg.log : All binary package log includes package installation and other information
/var/log/faillog : User failed login log file
/var/log/kern.log : Kernel log file
/var/log/lpr.log : Printer log file
/var/log/mail.* : All mail server message log files
/var/log/mysql.* : MySQL server log file
/var/log/user.log : All userlevel logs
/var/log/xorg.0.log : X.org log file
/var/log/apache2/* : Apache web server log files directory
/var/log/lighttpd/* : Lighttpd web server log files directory
/var/log/fsck/* : fsck command log
/var/log/apport.log : Application crash report / log file

Untuk melihat file-file log tersebut bisa menggunakan beberapa perintah linux,diantara nya:

Tail (melihat log yang terbaru/paling bawah di daftar).

tail -f /var/log/syslog

More (melihat log secara lebih lengkap).

more /var/log/syslog

Cat (melihat log dengan tampilan standar)

cat /var/log/file.err

Less (melihat log per halaman/ada jeda dibagi per layar)

less /var/log/file.log

Grep (melihat log dengan memberikan filter kata yang diinginkan), contoh dibawah adalah melihat log yang mengandung kata “fail”.

grep -i fail /var/log/file.log

Cara Instal Ioncube Loader pada VPS Centos dengan Kloxo

Waktu Baca : < 1 menit

Ada banyak control panel untuk mengelola hosting, antara lain : cpanel (yang paling terkenal), direct admin (lebih murah), kloxo (gratis – opensource), webuzo (gratis). Nah, bagi Anda yang tidak mau ribet atau sudah terbiasa dengan cPanel, ada baiknya menggunakan cPanel. Tapi jika Anda ingin mengeluarkan budget minim, Anda bisa menggunakan kloxo ataupun webuzo.

Nah, beberapa script yang diproteksi dengan ioncube tidak akan jalan jika Anda tidak menginstal ioncube loader di VPS Anda.

Ioncube adalah salah satu encoder yang saat ini banyak dipergunakan dan dipercaya susah untuk di-decode. Ioncube ini bukan obfuscator, tapi semacam kompiler yang dapat merubah isi dari script secara acak. Ioncube digunakan oleh para programmer untuk melindungi hasil karyanya supaya tidak mudah dibajak.

Berikut ini cara menginstal ioncube loader di VPS Centos dengan control panel KLOXO-MR :

1. Pastikan dulu php branch yang kita pergunakan

Ketik di SSH :  php -v

[root@server ~]# php -v
PHP 5.3.21 (cli) (built: Oct 27 2013 10:10:01)
Copyright (c) 1997-2013 The PHP Group

Jika muncul seperti di atas, itu artinya belum terinstal ioncube loader di VPS Anda.

2. Untuk install ioncube ini harus disesuaikan dengan php branch yang Anda gunakan. Misal Anda menggunakan php53u, maka gunakan perintah yum list php53u-ioncube* dan hasilnya seperti di bawah ini :

php53u-ioncube-loader.x86_64                 4.2.2-1.ius.el6       @kloxo-mr-ius
php53u-ioncube-loader-debuginfo.x86_64       4.2.2-1.ius.el6       @kloxo-mr-ius

 

3. Karena ioncube sudah tersedia di repo Kloxo-MR, maka install-nya cukup menggunakan perintah :

yum install php53u-ioncube*

 

Semoga bermanfaat!

Pilih Centos 32 bit atau 64 bit ? Baca ini dulu!

Waktu Baca : < 1 menit

Bagi Anda yang menggunakan VPS, pasti akan dihadapkan dengan pilihan apakah menggunakan OS Linux 32 bit atau 64 bit. Nah berikut ini pedoman Anda untuk memutuskannya.

32 bit hanya mampu menghandel memori RAM maksimal 4 Giga. Jadi jika RAM VPS Anda di atas 4 Giga, maka tidak ada cara lain Anda harus menggunakan 64 bit. Misalnya RAM Anda 6 Giga, jika menggunakan 32 bit, maka akan terbacanya tetap maksimal 4 Giga. Tapi sebenarnya linux 32 bit pun bisa menghandel RAM lebih dari 4 Giga dengan menggunakan kernel PAE (Recompile) yang mampu membaca dan menggunakan memori hingga 64 Giga.

Selain itu, limitasi size file juga berbeda. Hal ini akan berpengaruh jika Anda menggunakan VPS/dedicated sebagai penyimpanan file ukuran besar. 32 bit hanya mampu menghandel file dengan ukuran sampai 2 GB saja. Sedangkan 64 bit mampu lebih dari itu. Jadi kalau Anda menggunakan server tersebut untuk leecher dlsb, maka tentu 64 bit pilihannya.

Untuk mysql, jauh lebih optimal pemakaian RAMnya pada 64 bit dibanding 32 bit. Jadi kalau tujuan server Anda untuk webhosting, 64 bit lah pilihannya.

Ada juga yang menyarankan bahwa RAM 512 – 768 Mega lebih baik menggunakan 32 bit. Sedang di atas 768 Mega lebih baik menggunakan 64 bit.

Masalah yang sering dihadapi oleh 32 bit pada RAM di atas 768 mega adalah adanya highmem : RAM akan dengan cepat mudah penuh. Jadi paragraf sebelumnya mendukung pernyataan ini. Silahkan baca detail mengenai highmem di http://www.linux-mips.org/wiki/Highmem

Jadi kesimpulannya : 64 bit sangat dianjurkan jika RAM di atas 768 Mega, apapun tujuan penggunaan servernya.