Saat kita membatasi bandwidth seorang client di mikrotik, maka hal itu juga akan membatasi aksesnya terhadap client yang lain yang masih dalam 1 jaringan mikrotik. Bagaimana caranya agar untuk akses lokal tersebut tidak terbatasi ? Berikut ini caranya…

Ketika kita melakukan implementasi Simple Queue, dengan hanya berdasarkan target-address, maka Router hanya akan melihat dari mana traffic itu berasal. Sehingga kemanapun tujuan traffic nya (dst-address) tetap akan terkena limitasi. Tidak hanya ke arah internet, akan tetapi ke arah jaringan Lokal lain yang berbeda segment juga akan terkena limitasi.

Contoh :

    • IP Client 1 : 192.168.4.10
    • IP Client 2 : 192.168.4.1

Jika hanya dibuat Simple Queue dengan target-address : 192.168.4.10, maka traffic ke arah 192.168.4.1 juga akan terlimit. Agar traffic Client 1 ke arah jaringan lokal lain tidak terlimit (ke arah client 2), kita bisa membuat Simple Queue baru dengan mengisikan dst-address serta tentukan Max-Limit sebesar maksimal jalur koneksi, misalnya UNLIMITED. Kemudian letakkan rule tersebut pada urutan teratas (no. 0).


Rule Simple Queue dibaca dari urutan teratas (no. 0), sehingga dengan pengaturan tersebut traffic dari Client 1 ke Client 2 dan sebaliknya maksimum transfer rate sebesar UNLIMITED atau setara dengan kecepatan kabel ethernet / link wifi.

Sharing is caring!

author

Menjadi CTO klikhost sejak 2010

Leave a reply "Cara Bypass Akses Lokal di Mikrotik"

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*