Perubahan Biaya Layanan Privacy / Whois Protection Domain

Waktu Baca : < 1 menit

Mungkin Anda sudah menerima email dari sistem kami yang berjudul :

IMPORTANT! Termination of Privacy Protection for namadomainanda.tld.

Dear Customer,
The Privacy Protection service for your domain name namadomainanda.tld has been deactivated on August 14, 2014, since it was not renewed in the allotted time.
As a result, your contact information will no longer be shielded from the public Whois display. If you would like to reactivate this service, you can purchase it again from your control panel.
Note that, if your domain name has expired, you can not purchase this service unless you renew the domain name.

Email itu memberitahukan bahwa layanan whois protection yang semula kami gratiskan, akan berubah menjadi berbayar. Agar Anda tidak dikenakan biaya, maka whois protection kami matikan secara otomatis dari sistem.

Mulai bulan Agustus 2014, layanan privacy protection atau whois protection pada domain dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 100.000,-/tahun.

Sekedar informasi bagi situs ecommerce : penggunaan whois protection malah cenderung merugikan bagi situs ecommerce karena bisa mengurangi kepercayaan user yang bisa melihat  whois sebuah domain. Jadi sebaiknya untuk situs ecommerce tidak perlu ditutup data pemilik domainnya jika tidak ingin kehilangan sebagian pembeli potensial.

Jangan Gunakan Whois Protection Pada Web Bisnis Anda

Waktu Baca : < 1 menit

Ketika membeli produk di sebuah toko online, kebiasaan saya adalah dengan mengecek whois domainnya di www.domaintools.com. Ketika whoisnya ternyata ditutup, kepercayaan saya langsung berkurang.

Mungkin hal ini juga akan sama dirasakan oleh Anda juga yang sudah lama berkecimpung di online. Mengaktifkan “Whois protection” pada domain web bisnis sebaiknya dihindari.

Kenapa kok harus ditutup whoisnya ? apa mungkin takut informasinya terbuka untuk publik ? atau barangkali merencanakan sebuah kecurangan ? 🙂

Informasi administratif di whois memang bisa saja dibuat fake alias palsu. Tapi jika Anda adalah pemilik sebuah web bisnis, sebaiknya tulis data informasi di whois domain Anda dengan sebenar-benarnya. Hal itu selain untuk meningkatkan kepercayaan calon pembeli, juga ikut menyatakan bahwa bisnis Anda tidak ada yang ditutup-tutupi.