Kelebihan dan kekurangan SSD

Waktu Baca : 3 menit

Sudah banyak leptop yang sekarang menggunakan SSD. Nah, bagi Anda yang masih mencari-cari kelebihan dan kelemahannya, silahkan simak artikel berikut.

http://i.imgur.com/1DSbimd.png

Kelebihan SSD

1. Mempercepat booting (super cepat hanya 4 detik pada windows 8)
Booting dengan SSD bisa lebih cepat hingga cuma memakan 30-75 persen waktu booting dengan hardisk.

2. Pencarian file lebih cepat
Pencarian file di komputer akan lebih cepat dengan SSD meskipun tanpa indexing.

3. Transfer file lebih cepat
Copy file dengan SSD cuma membutuhkan waktu 50 persen dari hard disk

4. Memulai aplikasi lebih cepat
Membuka file dengan SSD hanya membutuhkan waktu 10-50 persen dari hard disk

5. Memproses file dan data lebih cepat
Proses file dan data dengan SSD cuma membutuhkan waktu 50 persen dari hard disk

6. Perawatan lebih cepat
Maintenance dengan SSD cuma membutuhkan waktu 10-50 persen dari hard disk(maintenance misal,scanning virus,clean up registry)

7. Hemat listrik (batere lebih lama)
SSD hanya membutuhkan 10 persen daya dari hard disk

8. Multitasking bagus
Dengan SSD multitasking tidak membuat komputer anda lag

9. Edit video lebih cepat
Dengan SSD edit video hanya membutuhkan waktu 50 persen dari hard disk

10. Bisa dibawa-bawa dengan aman
SSD tidak menggunakan media cakram yang mudah tergores,jadi tahan goncangan

11. Dingin
SSD dingin karena tidak ada mekanik yang bekerja

12. Ringan
Bobot SSD hanya 50 persen dari bobot hard disk yang berukuran sama

13. Tidak perlu defragmenting/menata file
Dengan SSD anda tidak perlu degframenting

14. Memotong kerja CPU anda
Dengan SSD file terload lebih cepat sehingga processor tidak menunggu lama dan membuat bottleneck sehingga CPU lebih dingin,lebih hemat daya

15. Respon lebih cepat
SSD tidak menggunakan mekanik jadi respon lebih cepat daripada Hard disk

 

Kekurangan SSD
1. Mahal
harga per Byte kapasitas mencapai 10x harga per byte Hard Disk
2. Kapasitas kecil

Keuntungan lain SSD dari segi harga VS yang didapat untuk notebook,value SSD dapat ditukarkan dengan siklus batere dan umur batere yang lebih panjang+PERFORMA YANG SANGAT MENINGKAT. Sedang untuk PC value SSD dapat ditukarkan dengan kecepatan akses+listrik rumah lebih hemat.

 

Cara memanfaatkan Solid State Drive dengan benar :
1. Gunakan SSD sebagai “RUNNER” media booting , tempat program dan semua applikasi/games yang berjalan. Dengan kata lain, jadikan SSD sebagai tempat operating system dan semua aplikasi.

2. Jangan gunakan SSD sebagai “STORAGE” film, musik, data game, atau gambar-gambar karena akan memperpendek umurnya.

3. Anda cukup menggunakan 1 SSD untuk mempercepat kinerja. Sedangkan untuk media penyimpanan, Anda bisa membeli HDD.

4. Jangan di RAID, terutama untuk SSD yang mempunyai fitur TRIM, karena dengan RAID otomatis fitur TRIM tidak akan jalan, dan sampah di SSD tidak akan terbuang sehingga performa dan kinerja SSD akan melambat

5. Aliran listrik harus bagus, jangan sering mati listik

6. Tidak boleh menjalankan program defragment karena akan mempercepat umur SSD dengan baca dan tulis space

7. Jangan taruh file yang replaceable/ sering berganti/diupdate tiap waktu karena akan memperpendek umur SSD

8. Sebisa mungkin manfaatkan SSD sebagai media BACA (read), bukan TULIS karena yang memperpendek umur SSD adalah proses menulis dan menimpa data.

 

Lalu bagaimana dengan umur SSD dibanding HDD ?

Keduanya mengalami kerusakan yang sama, walau SSD memiliki keunggulan dengan kecepatan tranfer. Semakin sering data di tulis (write), maka umur SSD akan berkurang (meskipun mitos ini sebenarnya lambat laun tidak lagi terbukti benar seiring kecanggihan produk). Yang terpenting adalah sering-seringlah membackup data yang penting. Apakah data itu berupa txt, video, doc dll. Setidaknya penguna SSD dan harddisk harus rajin mengamankan data mereka karena kedua storage tidak menjamin data anda yang disimpan aman selamanya.

Drive SSD modern rata rata mampu menangani kerusakan data dengan Firmware. Dan memberitahu ke pemakai bila ada data yang tidak bisa di simpan kedalam SSD. Bila terjadi kerusakan sel pada chip SSD, Anda akan mendapatkan peringatan. Dan gejala SSD rusakpun akan mulai tampak dengan melambatnya kinerjanya. Jika sudah mengalami hal ini, siap-siaplah membeli SSD yang baru.

 

Kesimpulan : SSD digunakan untuk mengejar PERFORMA, bukan STORAGE. Tetap gunakan HDD untuk storage. Keduanya memiliki risiko kehilangan data yang sama, jadi sering-seringlah melakukan backup terhadap data yang paling penting saja (bisa melalui cloudbackup maupun external drive).

Perbedaan HDD, SSD, Flash Storage dan Fusion Drive

Waktu Baca : 4 menit

Sedang cari leptop untuk bekerja ? wah kalau pakai netbook, kurang bisa cepat kerjanya. Apalagi buat multi-tasking.

Saat ini harga leptop sudah cukup murah-murah. Yang ultrabook juga sudah di bawah 10 juta, touchscreen lagi.

Mungkin Anda sedang mencari alternatif lain selain windows ? ada linux dan mac. Pilih mana? Kalau soal penampilan, leptop mac memang keren, tapi harganya juga lumayan (di atas 10juta).

Untuk mac sendiri ada macbook air dan pro. Untuk pekerjaan yang ringan-ringan, buat browsing, buat nonton film, office, bisa lah pakai macbook air. Bentuknya ringan dan bergaya… 🙂

Tapi untuk pekerjaan berat, sebaiknya pakai macbook pro dengan SSD. Masalah non retina dan retina display sih tergantung budget dan kegunaan. Retina cocok untuk hal yang berhubungan dengan grafis, seperti editing foto dan video karena menawarkan resolusi layar 2x dari monitor biasa.

Nah, sekian dulu intermezzonya, kita lanjut lagi mengenai fokus artikel kali ini, yaitu tentang perbedaan HDD, SSD, Flash storage dan fusion drive.

HDD ( HARD DISK DRIVE) adalah piringan tradisional yang merupakan media penyimpanan dasar non-volatile (data tidak akan hilang ketika komputer dalam keadaan off) pada komputer. Pada dasarnya, HDD adalah piringan metal yang memiliki lapisan magnet. Lapisan tersebut lah yang menjadi tempat penyimpanan data. Sebuah head read / write mengakses data yang tersimpan ketika piringan berputar.

 

SSD ( SOLID STATE DRIVE ) adalah inovasi terbaru dari penyimpanan data. Teknologi ini meningkatkan kinerja, serta menghemat konsumsi energi dari komputer. SSD juga memiliki fungsi yang sama seperti HDD, tetapi data tidak disimpan pada lapisan magnetik. Melainkan pada chip-chip memori flash yang saling terhubung. Chip-chip itu bisa saja tertanam secara permanen pada motherboard, kartu PCI / PCIe, atau pada kotak yang bentuknya seperti HDD. Chip flash memori pada SSD berbeda dengan chip yang ada pada USB Flash Disk (UFD) dalam hal tipe dan kecepatan. Chip flash memori pada SSD memiliki kecepatan dan reliabilitas yang lebih tinggi daripada UFD. Dengan kapasitas yang sama, harga SSD jauh lebih mahal daripada UFD maupun HDD.

Kecepatan baca SSD bisa 5-10 kali kecepatan HDD biasa. Ini akan memberikan perbedaan besar jika Anda membuka file dokumen, membuka program ataupun saat booting. Semua jadi terasa lebih cepat.

http://i.imgur.com/iSDX1nt.png

 

Flash Storage (FS) adalah sama seperti SSD. Bedanya adalah dia langsung tertanam ke motherboard lewat PCI. Berbeda dengan SSD yang harus lewat kabel SATA terlebih dahulu.

http://i.imgur.com/OvrctDe.png

 

Fusion Drive (FD) adalah sebuah merek dari Apple berupa hybrid drive yang mencampur SSD terbaik dengan teknologi HDD. Di dalam sebuah Fusion Drive terdapat sebuah SSD NAND memory storage block, dan sebuah piringan HDD. Hal ini akan terintegrasi sempurna dengan Mac OS X.

Mac OS X akan secara cepat menandai file, apikasi dan data apa yang paling anda sering gunakan dan memindahkannya ke SSD. Sementara data yang besar yang jarang dibuka (misal file film) akan dipindah secara otomatis ke HDD. Sehingga Mac akan bergerak cepat secepat SSD murni dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar. Hal ini berbeda dengan sistem hybrid pada windows yang mana SSD murni hanya difungsikan sebagai tempat penyimpanan Operating system dan aplikasi/program saja, sementara harddisk berfungsi sebagai penyimpanan file/data saja.

Apakah penggabungan / fusi antara SSD dan HDD ini akan berupa RAID? Tentu tidak! Keduanya menyatu sebagai single volume.

 

Dari keempat jenis di atas, mana yang terbaik ?

Fusion Drive adalah yang terbaik. Ini menggabungkan antara Flash storage drive untuk kecepatan membaca data dan HDD SATA untuk kapasitas penyimpanan yang lebih besar. Dan harganya lebih murah dibanding Flash Storage murni.  Tapi sayangnya ini masih hanya tersedia pada iMac dan Mac Mini. Anda tidak bisa memasangnya pada Macbook Air maupun Pro.

Dari segi harga, HDD paling murah dari yang lain pada kapasitas yang sama.

Dari segi kecepatan, Flash storage dan fusion drive adalah yang paling cepat.

Dari segi daya tahan terhadap goncangan, SSD/FD/Fusion drive yang terbaik.

Dari segin noise, HDD adalah yang terburuk.

 

LALU MANA YANG COCOK BUAT ANDA?

PILIH HDD, Jika Anda :

  • Pekerja Multimedia dan Pengunduh (Downloader) Kelas Berat : Pekerja multimedia dan kolektor video membutuhkan kapasitas yang besar. Anda dapat menggunakan HDD dengan ukuran terbesar yaitu 4 TB.
  • Pengguna dengan Dana Terbatas : Anda dapat mendapatkan HDD yang berukuran besar dengan harga yang murah.
  • Desainer Grafis : Editor video dan grafis biasanya lebih cocok menggunakan HDD karena keharusannya membaca dan menulis data secara terus-menerus yang dapat memperpendek umur media penyimpanan data. Mengganti HDD jauh lebih murah daripada mengganti SSD.
  • Pengguna Umum : Jika Anda tidak mempersoalkan masalah kecepatan dan daya tahan akan getaran, sebaiknya menggunakan HDD daripada SSD karena lebih murah.

 

 

PILIH SSD, Jika Anda :

  • Road Warriors : Pengguna yang lebih sering menghabiskan waktunya bekerja di jalanan dan sering berpindah-pindah, lebih membutuhkan keamanan extra untuk media penyimpanan datanya.
  • Speed Demons : Jika Anda termasuk orang yang membutuhkan kecepatan tinggi, SSD lebih cocok buat Anda daripada HDD.
  • Seniman Grafis dan Teknisi : Walau di atas telah disebutkan kalau seniman grafis lebih cocok menggunakan HDD, namun ada kalanya dibutuhkan kecepatan untuk menyelesaikan pekerjaannya. Pengguna ini merupakan kandidat pengguna dual drive (menggunakan hybrid SSD dan HDD, atau menggunakan fusion drive).

 

Jika anda ingin performa yang bagus tapi dengan kapasitas yang besar serta budget yang terbatas, belilah leptop dengan SSD 128 Giga saja atau di atas 25 Gb. Hal itu untuk tempat OS dan aplikasi. Sedang penyimpanan datanya, Anda bisa menggunakan harddisk external yang sudah cukup terjangkau saat ini.

Selamat memilih dan belilah sesuai kebutuhan!

Cara Tuning MySQL di VPS dengan OS Centos

Waktu Baca : 2 menit

Bagi Anda yang menggunakan VPS, jika traffic sudah besar, tentunya akan dihadapkan dengan bagaimana caranya mengoptimalkan VPS yang ada agar tetap bisa menampung sejumah besar pengunjung.

Pada dasarnya, optimasi VPS atau dedicated serverpun sama, yaitu pada webserver dan sql. Webserver bisa dioptimasi dengan web accelerator seperti varnish ataupun dengan nginx admin (sebagai proxy di front end).

Nah, untuk optimasi sql, memang ada baiknya jika khusus untuk server sql menggunakan SSD (Solid State Disk).

Untuk tuning MySQL sendiri, ada beberapa cara, antara lain menggunakan mysql tuner dan tuning primer. Di tutorial ini akan saya bahas untuk mysql tuner saja.

1. Login ke SSH via putty

2. Ketikkan perintah di bawah ini :
wget http://mysqltuner.com/mysqltuner.pl
chmod +x mysqltuner.pl
./mysqltuner.pl

3. Akan muncul hasil pengecekan dari mysql tuner.
Cari kalimat ini :

Variables to adjust:
*** MySQL’s maximum memory usage is dangerously high ***
*** Add RAM before increasing MySQL buffer variables ***
query_cache_size (> 32M)
tmp_table_size (> 16M)
max_heap_table_size (> 16M)
table_cache (> 512)

Itulah variable yg perlu di ubah di :

nano /etc/my.cnf

==> /etc/rc.d/init.d/mysql restart

4. Setelah Anda ubah my.cnf, silahkan jalankan lagi perintah : ./mysqltuner.pl

Anda akan melihat apakah masih ada variabel yang diubah atau ditambahkan. Dengan cara ini Anda dapat mengoptimasi MySQL step by step.

==> ./mysqltuner.pl

General recommendations:
Run OPTIMIZE TABLE to defragment tables for better performance
MySQL started within last 24 hours – recommendations may be inaccurate
Reduce your overall MySQL memory footprint for system stability
Enable the slow query log to troubleshoot bad queries
When making adjustments, make tmp_table_size/max_heap_table_size equal
Reduce your SELECT DISTINCT queries without LIMIT clauses
Variables to adjust:
*** MySQL’s maximum memory usage is dangerously high ***
*** Add RAM before increasing MySQL buffer variables ***
key_buffer_size (> 10.8M)
query_cache_limit (> 1M, or use smaller result sets)
tmp_table_size (> 1K)
max_heap_table_size (> 16K)

5. Untuk optimasi db, jalankan : mysqlcheck -Aao –auto-repair

Selamat mencoba!