Penyebab adanya DELAY pada Radio Streaming

By Purba KuncaraNo Comments

http://i0.wp.com/i.imgur.com/jmIADaQ.png?resize=117%2C95Delay pada streaming seringkali menjadi masalah serius bagi beberapa radio yang menginginkan adanya siaran interaktif via telfon dengan pendengar.

Apa saja penyebab delay ini ?

 

1. Ping ke server yang tinggi

Berdasar penelitian kami, semakin tinggi ping, maka semakin tinggi pula delaynya.

Ping 100 ms akan menghasilkan delay sekitar 1-10 detik. Sedang ping 300 ms akan menghasilkan delay sekitar 30 – 60 detik, bahkan bisa sampai 5 menit.

Tes ping adalah untuk mengukur berapa lama respon yang diberikan server ketika kita berikan paket file dalam jumlah kecil. Jika responnya cepat, maka nilai pingnya akan semakin kecil.

Untuk server indonesia, rata-rata pingnya 50 – 100 ms, dan ini menghasilkan delay sekitar 1-10 detik normalnya. Sedang server USA, rata-rata pingnya antara 250 – 350 ms, dan ini menghasilkan delay sekitar 30-60 detik, atau bahkan sampai 5 menit.

Ping ini selain dipengaruhi oleh lokasi server, juga dipengaruhi oleh koneksi penstreaming maupun pendengar tentunya. Semakin bagus kecepatan koneksinya, maka semakin kecil pingnya, dan semakin kecil pula delaynya.

Nah, bagaimana jika kita bandingkan 2 server yang sama-sama berlokasi di USA. Server “X” pingnya 260 ms, sedang server “Y” pingnya 340 ms. Pada percobaan untuk membandingkan delaynya, server X lebih lama delaynya 30 detik dibanding server Y. Lalu ketika dicoba tes oleh pendengar yang ada di luar negeri, yaitu di belanda ternyata hasilnya juga sama seperti itu. Apa ini masalahnya ?

Masalah pokoknya terletak pada ping dari koneksi penstreaming sendiri. Mungkin saja ping yang dilakukan oleh pendengar di belanda terhadap server X dan Y hampir sama, tapi tetap saja terpaut delaynya karena ping dari koneksi penstreaming sudah berbeda jauh. Jika dari sumbernya pingnya sudah jelek, maka di pendengarpun juga akan semakin lama delaynya.

 

2. Proses buffering dari player / pemutar streaming

Flash web player rata-rata bufferingnya sekitar 5 detik. Sedang pada winamp juga hampir sama seperti itu. Jadi jelas tidak mungkin bisa delay kurang dari 5 detik jika dari playernya sendiri tersetting seperti itu.

Tapi hal ini juga dipengaruhi oleh kecepatan processor komputer yang digunakan dan kecepatan koneksi internetnya. Semakin cepat processornya dan semakin cepat koneksi internetnya, maka proses buffering akan berjalan lebih cepat.

Proses buffering ini sebenarnya bertujuan agar proses penarikan data berjalan lebih dahulu, sehingga meski koneksi tiba-tiba terputus 1 detik, maka di telinga pendengar tidak terasa putus-putus.

 

3. Encoder yang digunakan

Encoder yang digunakan juga mempengaruhi terjadinya delay. Pada pengujian yang dilakukan beberapa bulan yang lalu, di antara simplecast, winamp shoutcast DSP, edcast dan radioboss, maka yang delaynya paling kecil adalah RADIOBOSS.

Hal ini bisa saja berbeda hasilnya di tempat Anda karena pengaruh faktor lain yang sudah saya sebutkan di atas.

 

4. Jenis sistem yang digunakan (icecast/shoutcast)

Antara icecast dan shoutcast yang kami bandingkan, rasanya lebih ringan icecast ketimbang shoutcast, sehingga menghasilkan delay yang lebih minimal pada icecast. Hal ini kemungkinan karena icecast bisa diatur lama bufferingnya pada konfigurasi servernya.

 

5. Penggunaan RELAY

Misalnya Anda mempunyai server shoutcast X, lalu ingin direlay oleh server icecast Y, sekalipun keduanya (X dan Y) masih dalam satu server yang sama, maka akan menghasilkan delay yang lebih lama pada pendengar yang mendengarkan icecast Y  daripada shoutcast X akibat proses listening dari server shoutcast X oleh icecast Y tadi. Delaynya sekitar 30 detik. Cukup panjang 🙂

Telah dibaca :32834
Blog

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KLIKHOST (c) 2010 - 2013
%d bloggers like this:




Best view on mozilla firefox