Tips Menstreamingkan Radio FM

By Purba KuncaraNo Comments

Mau menstreamingkan radio FM Anda? Berikut ini tips-tipsnya.

Namun sebelumnya, ada 2 istilah yang harus Anda pahami terlebih dahulu agar pemahaman kita sama, yaitu antara radio internet dan radio online.

Radio internet = adalah radio yang murni hanya bisa didengar melalui internet. Tidak bisa didengar melalui radio FM/AM biasa karena memang tidak disiarkan di jalur frekuensi tersebut.

Radio online = adalah radio FM/AM yang distreamingkan ke internet sehingga bisa didengarkan secara ONLINE.

 

Ada dua cara untuk mengambil sumber suara, yaitu dari Radio Tuner dan dari Audio Processor (AP).

Cara paling gampang adalah dengan mengambil sumber suara dari RADIO TUNER. Kenapa ?

1. Suara yang dihasilkan radio tuner adalah suara yang sudah jadi

Setting audio FM banyak dipengaruhi oleh “tune circuit”, misalkan tune tabung atau jenis antena yang dipake dan limitasi oscilator dari exciter.

Setiap jenis antena dan jumlah bay juga memiliki karakter suara yang berbeda.

Jika Anda mengambil suara streaming dari output processor, bisa jadi di streaming treble-nya terasa over tapi di radio FM ternyata belum. Ini bisa terjadi pada radio yang menggunakan antena single ring yang notabene ciri khas hasil suaranya cenderung tumpul di nada tinggi.

Jadi mengambil suara dari tuner radio tentu sudah melalui semua bagian itu semua, sehingga kualitas di streaming bisa hampir menyamai kualitas sebenarnya yang terdengar di radio tuner FM. Hal ini juga untuk menunjukkan ke pendengar yang melalui streaming bahwa “ini loh suara asli radio saya di FM”. Tentunya output tuner FM harus disetting FLAT.

 

2. Stasiun radio tentu akan lebih mengutamakan audio yang diudarakan pada band FM sesempurna mungkin.

Mensetting audio FM memang gampang-gampang susah. Jadi Anda harus membuat pilihan : mau mengejar kualitas streaming atau mau mengejar FM broadcastnya?

Mengambil sumber suara untuk streaming dari audio processor bisa saja dilakukan, tetapi hal ini memerlukan penyesuaian, misalnya dengan equalizer atau audio processor tersendiri, karena settingan audio processor utama tentunya lebih ditujukan untuk ke pemancar FM.

Jika Anda tetap keukeh untuk menggunakan audio processor, maka gunakanlah Audio Proccess secara terpisah, satu untuk pemancar dan satu untuk streaming.  Oleh karenanya orban menciptakan audio processor optimod pci 1100 yang khusus untuk streaming.

http://i2.wp.com/i.imgur.com/8ukcSAc.png?w=640

http://i2.wp.com/i.imgur.com/kjMIJLD.png?resize=480%2C351

http://i2.wp.com/i.imgur.com/XKvf0Lq.png?resize=407%2C261

Mau simple dan aman ? ya pake tuner, murah meriah. Mau perfeksionis? ya dipisah : untuk fm diproses menggunakan audio processor sendiri dan untuk streaming juga menggunakan audio processor sendiri (optimod pci 1100).

 

Kelemahan menggunakan Radio Tuner :

1. Separasi stereo akan sedikit berkurang
2. Terkadang ada suara “kemresek” karena pengaruh ada orang lewat ataupun ada interference / pengganggu lainnya
3. Jika radio sedang offair tapi lupa mematikan streaming, maka akan ada suara “ngososss” akibat tidak ada sinyal pemancar di tuner. Untuk hal ini, bisa dikurangi dengan menggunakan radio tuner yang anti desis.

Oleh karena itu, pakailah Radio Tuner standar broadcast, yang bagus yang bisa dihandalkan kualitasnya.

http://i0.wp.com/i.imgur.com/9CDfwfq.png?resize=466%2C165

Semoga bermanfaat!

Telah dibaca :32027
Blog

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KLIKHOST (c) 2010 - 2013
%d bloggers like this:




Best view on mozilla firefox